You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi A DPRD DKI dan Eksekutif Kembali Membahas Raperda APBD Perubahan 2017
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Komisi A Kembali Bahas Raperda Perubahan APBD

Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di bidang pemerintahan kembali membahas Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017.

‎Secara umum, semua sudah sesuai dengan Kebijakan Umum Perubahan APBD serta Plafon Prioritas Anggaran Sementara Perubahan 2017

Sekretaris Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta, Syarif menuturkan, pembahasan kali ini melakukan penekanan terhadap penambahan dan pengurangan anggaran di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Biro Umum.

"‎Secara umum, semua sudah sesuai dengan Kebijakan Umum Perubahan APBD serta Plafon Prioritas Anggaran Sementara Perubahan 2017," kata Syarief, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (27/9).

Komisi A Bahas Raperda APBD-P Bidang Pemerintahan

Dijelaskannya, Komisi A menyetujui adanya penambahan ‎anggaran di Biro Umum dan selanjutnya akan dilakukan pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

"Ada penambahan Rp 743 juta di Biro Umum, sudah kita setujui. Sebab, anggaran ini memang diperlukan," terangnya

Sementara, Kepala Biro Umum DKI Jakarta, Firmansyah mengatakan, penambahan anggaran akan digunakan untuk biaya kegiatan seremonial serta penambahan sarana dan prasarana.

"Untuk acara seremonial Rp 633 juta. Sedangakan, sarana dan prasarana Rp 110 juta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2080 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1055 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye965 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye949 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye927 personNurito